Strategi belajar bisnis investasi untuk pemula

Panduan Cerdas Memulai dan Memilih Bisnis Investasi Untuk Pemula

By: Liza Fazira

Bagi pemula yang ingin memulai bisnis investasi hendaknya belajar bagaiman cara memilih dan menentukan jenis instrument penanaman modal yang paling efektif dapat menghasilkan dan menguntungkan secara tepat.

Investasi merupakan salah satu cara yang direkomendasikan untuk bisa mendapatkan uang yang lebih banyak. Cara ini tentunya sudah menjadi strategi bisnis di dunia manapun serta jenisnya juga ada banyak yakni seperti obligasi, deposito, reksadana, emas hingga saham. Return (tingkat pengembalian hasil) dari setiap produk juga jelas berbeda, dari yang rendah hingga yang tinggi.

Mereka yang sudah  malang melintang di dunia perinvestasian, bukanlah hal sulit untuk mengatur portofolionya. Akan tetapi bagi investor pemula hal ini tentu sangat berbeda bahkan mungkin akan terasa sulit untuk memulainya sampai bisa menemukan jenis investasi apa yang aman dan menguntungkan.

Strategi belajar bisnis investasi yang harus diketahui oleh investor pemula

Sebagai seorang pemula sebaiknya anda pelajari terlebih dahulu teknik teknik berinvestasi sebelum anda memasukinya. Hal ini bertujuan supaya anda memiliki pengetahuan dan wawasan yang banyak, sehingga anda benar benar telah siap untuk menjadi investor bisnisnya.

Bagi para pemula berikut ini ada lima panduan dalam memulai berinvestasi yang baik supaya bisa sukses secara finansial dan tidak salah menentukan tahap tahapnya.

#1 Tentukan tujuan investasi itu sendiri

Hal yang penting diperhatikan bagi  para investor pemula adalah tentukan tujuan investasi yang anda lakukan. Hal ini untuk mengetahui seberapa besar kemampuan anda dalam menaruh dana, serta tentukanlah kapan anda akan memulai berinvestasi.

Alangkah baiknya anda sesuaikan dengan kemampuan yang anda miliki ketika menaruh sebuah dana. Perhatikan juga hal hal yang berkaitan penyimpanan harta dalam bentuk bukan uang tunai. Pastikan anda tidak akan mengganggu investasi yang sudah anda lakukan sebelum mencapai batas waktu yang tepat.

#2 Memahami risiko darri investasi yang dipilih

Hal kedua yang perlu anda pahami adalah mengerti dan bisa menerima resiko investasi entah itu sifatnya kecil maupun yang berat sekalipun. Bila potensi untuk mendapatkan keuntungan semakin tinggi maka potensi penurunan nilai investasi pun juga akan semakin tinggi. Hal inilah mengapa anda perlu mengetahui faktor ini..

Apapun jenis investasinya pasti juga memiliki resiko yang berbeda. Misalnya anda berinvestasi uang di bank maka jika bunga yang diberikan relative kecil maka resiko untuk terkena inflasi pun akan lebih rendah.

Jika anda memilih investasi dalam bentuk obligasi,  property ataupun saham maka kesempatan untuk mendapatkan uang yang banyak akan semakin terbuka lebar meskipun resiko yang akan anda hadapi pun juga akan semakin besar.

Jika anda masih muda maka sebaiknya anda berinvestasi saham. Namun anda perlu memperhatikan jenis saham tersebut apakah tergolong saham mainstream atau blue chip dan bukan saham saham yang kelas dua atau tiga.

#3 Diversifikasi atau ragam investasi

Prinsip ketiga yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi adalah diversifikasi. Seorang investor haruslah menyebarkan resiko sahamnya. Maskudnya di sini adalah anda sebagai investor harus menyebarkan investasi di beberapa kelompok jangan hanya terpaku pada satu saham saja.

Diversifikasi investasi juga bisa dilakukan dengan berbagai macam produk investasi seperti halnya deposito, dan tabungan yang terbilang cukup aman meskipun sangat kecil keuntungannya selain juga anda menaruh dana investasi pada instrument lainnya.

Simak juga ulasan terkait mengenai keunggulan investasi emas serta artikele menarik lainnya tentang kesalahan investor pemula dalam melakukan investasi.

#4 Kenali semua biaya yang di tanggung

Dari semua investasi yang anda jalankan maka pastinya akan dikenakan biaya pengelolaanya. Biaya inilah yang semestinya mendapatkan perhatian lebih dari anda karena bukan dengan menaruh investasi saja semua akan selesai.

Jangan hanya tertarik dengan investasi yang memiliki biaya murah, namun kethuilah seberapa besar biaya yang anda keluarkan serta sebisa mungkin ketahuilah biaya biaya tersebut digunakan untuk apa saja.

#5 Amati perkembangan atau profitnya

Prinsip yang terakhir yang perlu anda perhatikan adalah senantiasa mengawasi dan mengamati perkembangan investasi anda.

Kebanyakan orang setelah menyerahkan dana investasinya mereka tidak mau ambil pusing dan hanya mau yang beresnya saja.

Tindakan ini bukanlah hal yang tepat. Karena investasi tersebut haruslah anda ketahui dengan cermat. Setidaknya sebagai seorang investor anda harus mengecek investasi anda minimal satu atau dua kali dalam setahun. Hal ini anda lakukan untuk bisa mengetahui perkembangannya, jangan asal taruh dana kemudian anda biarkan begitu saja.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz