Cara Mengajukan Kartu Kredit Di Terima Bank

Prosedur Umum Agar Pengajuan Kartu Kredit Bisa Diterima Bank

By: Liza Fazira

Beberapa orang masih merasa bahwa prosedur atau cara agar diterima oleh bank saat mengajukan kartu kredit terbilang cukup sulit, namun sebenarnya tidak semuanya gagal saat mengajukan permohonan apabila langkah langakahnya sudah tepat.

Dewasa ini bukan ATM saja yang digunakan untuk melakukan kegiatan transaksi, satu lagi alat yang juga biasa digunakan dalam kegiatan ini yakni kartu kredit.

Dengan adanya industry perdagangan elektronik atau yang biasa disebut dengan e-commerce dan juga Financial Technology yang saat ini kian menjamur di Indonesia, membuat para pelaku usaha, lembaga keuangan, dan konsumen semakin mengandalkan kartu kredit untuk melakukan segala bentuk transaksi.

Memang benar adanya jika kartu kredit merupakan salah satu alat transaksi yang sangat memudahkan kegiatan masyarakat.

Mindset yang selalu mengatakan kalau kartu kredit merupakan alat untuk mencari utang, hal itu tidak sepenuhnya benar. Jika anda mengetahui dengan benar kegunaannya maka anda tidak akan terbelit masalah dalam memakai kartu kredit ini.

Bahkan saat ini lebih banyak yang mendapatkan keuangan, seperti halnya mendapatkan point reward, diskon harta dan cicilan ringan hingga 0%. Fasilitas seperti ini tidak aka nada dapatkan bila anda membayar transaksi and secara tunai dengan menggunakan kartu debet.

Persyaratan umum mengajukan kartu kredit agar diterima bank

Namun perlu anda ketahui untuk mendapatkan kartu kredit tersebut tidaklah mudah, tidak jarang masyarakat yang mengalami penolakan ketika mengajukan permohanan kartu kredit ke bank.

Jika anda salah satu orang yang belum memiliki kartu ini dan anda ingin untuk memilikinya maka anda harus mengikuti beberapa tips berikut ini supaya permohonan anda tidak ditolak.

#1 Gunakan Identitas Asli

Ketika melakukan pengajuan permohonan kartu kredit maka sebaiknya gunakanlah identitas asli anda.

Karena menggunakan identitas orang lain ketika melakukan hal ini merupakan salah satu tindak kejahatan dan urusan anda justru akan semakin rumit.

Sebagai bukti dari identitas anda asli maka anda bisa menggunakan KTP, SIM ataupun Papor. Sebelum datang ke pihak penyedia kartu kredit pastikan umur anda sudah mencapai 21 tahun khususnya bagi kartu kredit utama.

#2 Pastikan gaji minimal mencukupi syarat

Mengenai syarat gaji atau penghasilan minimal yang harus dimiliki oleh pemohon adalah sebesar Rp 36 juta dalam setahun atau bila dihitung per bulannya sebesar Rp 3.000.000.

Untuk membuktikan keaslian informasi gaji anda maka pihak penyedia akan meminta anda untuk membawa serta slip gaji dan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT).

Jumlah gaji yang anda miliki nantinya akan menentukan plafon kredit yang akan kamu terima dari penyedia kartu kredit.

Bagi anda yang memiliki gaji yang tidak terlalu tinggi maka anda akan mendapatkan limit kartu kredit yang rendah, karena gaji akan diasosiasikan dengan kemampuan melunasi utang kartu kredit.

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan syarat yang juga harus anda penuhi.

Jika anda belum memilikinya maka anda bisa mendapatkannya di kantor pajak terdekat denga mendaftarkan diri di sana.

Anda juga bisa melakukan hal ini secara online di kantor pajak. Biasanya pendaftaran kartu kredit akan memakan waktu selama satu minggu.

Ketika melakukan pendaftaran online anda akan menyertakan fotocopy NPWP dan tulisannya pun haruslah jelas, jika tidak maka anda bisa saja ditolak.

Simak juga ulasan terkait tentang 5 cara mudah mendapatkan pinjaman uang serta artikel menarik lainnya mengenai solusi keuangan pinjaman tanpa jaminan di bank syariah.

#3 Isi Lengkap Formulir

Ketika anda diberikan formulir, maka sebaiknya isilah dengan lengkap semua informasinya dan kemudian tanda tanganilah.

Sebelum itu anda perlu untuk memastikan kembali apakan informasi yang anda isikan tersebut benar dan asli.

Hal ini tentunya akan berbeda jika anda melakukan pengajuan permohonan kartu kredit secara online karena prosesnya lebih mudah.

Anda hanya perlu untuk mengisi data singkat secara online seputar nama, nomor telepon, email, dan area domisili, yang pasti dengan cara ini anda tidak perlu datang langsung ke bank.

#4 Lampirkan dokumen tambahan

Dokumen ini hanya diperlukan bagi pihak pihak yang bukan termasuk karyawan. Misalnya saja yang berprofesia sebagai professional atau pengusaha.

Bagi para pengusaha yang melakukan pengajuan permohonan kartu kredit mereka harus turut menyertakan fotocopy pendirian usaha, sedangkan bagi para professional cukup melampirkn surat ijin profesi.

Jika sebelumnya anda pernah membuat kartu kredit maka anda hanya perlu melampirkan fotocopy kartu kredit lama. Cara ini akan memudahkan anda untuk segera mendapatkan kartu kredit idaman anda.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
wpDiscuz

Future

Zobisnis.COM - Ulasan beragam peluang usaha, motivasi bisnis dan sumber referensi terkini.

Dapatkan informasi aktual mengenai dunia perbankan serta lembaga keuangan lainnya untuk aktifitas finansial anda.

Powered by WordPress | Designed by Era Digital Development