Bantuan modal usaha dari pemerintah untuk pengusaha kecil

2 Macam Bantuan Kredit Modal Usaha Untuk Pengusaha dan Pebisnis Pemula

By: Liza Fazira

Bisa mendapatkan bantuan modal usaha secara kredit khususnya bagi para pebisnis pemula memang sangat diharapkan karena dengan cara ini mereka yang masih memulai untuk merintis usaha seringkali terkendala keuangan dan tidak sedikit pula yang akhirnya putus dijalan.

Umumnya hambatan yang sering dilami oleh pebisnis di Indonesia adalah keterbatasan modal. Namun ketahuilah bahwa cara memperoleh modal usaha saat ini sudah bisa anda dapatkan dengan cepat dan mudah.

Caranya yaitu dengan mengikuti program pinjaman tunai yang diberikan oleh pemerintah. Program ini hanya bisa diikuti oleh para pelaku bisnis dengan level menengah kebawah. Mengapa? Hal ini dikarenakan pelaku bisnis ini merupakan salah satu komponen yang bisa menyokong perekonomian di Indonesia.

Bila dengan cara ini bisnis mereka bisa terus berjalan dengan baik tentunya akan berdampak positif pula pada perekonomian di Indonesia.

Memang saat ini perekonomian di Indonesia masih dalam taraf perkembangan, akan tetapi ketahuilah bahwa ekonomi di Indonsia terbilang sangat baik jika dibandingkan dengan negara – negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini Indonesia sedang menggalakan program bantuan tunai bagi para pelaku bisnis, mereka menyebutnya dengan istilah Gerakan Kewirausahaan Nasional yang fungsinya untuk mengatasi permasalahan keterbatasan modal usaha.

Program pemerintah mengenai bantuan kredit modal usaha untuk para pebisnis pemula

Program ini tidak semata mata hanya memberikan modal saja akan tetapi mereka juga memberikan pengarahan dan bimbingan  kepada para pelaku usaha kecil supaya bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Program yang dibentuk oleh pemerintah ini dibagi menjadi dua yaitu:

#1 Program Wirausaha Pemula

Program pertama yang dibentuk oleh pemerintah ini ditujukan oleh para pelaku usaha yang masih dalam tahap pengembangan yang berada di daerah tertinggal.

Jenis daerah ini biasa dikenal dengan istilah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Daerah Kelompok Berpendapatan Rendah.

Program ini cukup bagus untuk masyarakat dengan ekonomi kecil karena pemerintah bisa membantunya untuk meningkatkan pendapatan usahanya. Dana yang disediakan pun relative besar yakni berkisar Rp 10 juta – Rp 15 juta untuk setiap orang yang lolos dalam mengikuti program ini.

Syarat dan cara mendaftar

Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh para peserta yaitu:

  • Pengusaha yang berusia maksimal 45 tahun
  • Pendidikan minimal SMP atau sederajat
  • Usaha yang dimiliki harus sudah berjalan selama 6 bulan hingga 3 tahun, dengan syarat belum pernah menerima bantuan dana tunai usaha dari Kementrian Koperasi dan UKM.
  • Fotocopy KTA
  • Fotocopy NPWP
  • Surat Ijin Usaha Mikro Kecil (IUMK)
  • Surat domisili
  • Sertifikat pembekalan kewirausahaan maksimal 2 tahun sebelum tahun anggaran berjalan
  • Fotocopy rekening tabungan
  • Rencana usaha

Setelah  semua dokumen anda penuhi maka langkah selanjutnya adalah anda harus mengunggah semua dokumen tersebut melalui http://pembiayaan.depkop.go.id. Namun bila anda kurang memahami cara pengunggahannya maka anda bisa langsung datang ke kantor dinas Koperasi dan UKM setempat.

Simak juga artikel terkait tentang produk pinjaman dari BRI beserta angsurannya dan ulasan menarik lainnya mengenai cara mendapatkan pinjaman untuk membayar hutang.

#2 Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Program pinjaman dana tunai sebelumya diberikan oleh Kementrian akan tetapi berbeda dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini yang diberikan oleh Bank BUMN yang sudah ditunjuk.

Kredit ini diberikan kepada para pelaku usaha yang memiliki usaha produktif dan prospek yang bagus. Kredit yang diberikan pun tidak tanggung tanggung jumlahnya yakni Rp 5 juta sampai dengan Rp 500 juta.

Dengan jumlah yang terbilang cukup besar tersebut maka para pelaku usaha sudah bisa mengembangkan usahanya. Penggunaan dana ini bisa diperpanjang yang awalnya 3 tahun bisa menjadi 6 tahun.

Namun untuk kredit investasi usaha jangka waktu yang ditawarkan awalnya adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang selama 10 tahun. Bagi anda yang ingin mengajukan kredit dibawah angka Rp 25 juta maka ia tidak diwajibkan untuk menyertakan agunan tambahan.

Persyaratan

Adapun syarat syarat yang harus dipenuhi oleh peserta adalah:

  • KTP sendiri dan pasangan (jika sudah menikah)
  • KK
  • Surat nikah
  • NPWP
  • SIUP/TDP
  • Proposal usaha yang disertai dengan laporan keuangan usaha selama 6 bulan

Bila mengajukan dana pinjaman diatas nilai Rp 25 juta maka peserta harus menyertakan asset berharga sebagai jaminannya, selain itu pemohon diharuskan untuk membuka rekening tabungan terlebih dahulu di bank yang dimaksud.

Adapun bank yang bisa menyalurkan kredit ini adalah BRI, BNI, Mandiri, BTN, Bank Bukopin dan Bank Mandiri Syariah. Jika anda rasa belum paham dengan informasi tersebut maka anda bisa datang langsung ke bank yang bersangkutan untuk menanyakannya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of