Cara Mudah Memahami Akuntansi Dasar untuk Pemula

Memahami Materi Dasar Dasar Akuntansi Untuk Pemula Dengan Cara Mudah

By: Liza Fazira

Memahami materi belajar dasar dasar akuntansi sangat penting ketika seseorang akan menerjuni dunia bisnis karena bisa digunakan sebagai acuan utama dalam pengambilan sebuah keputusan.

Sehingga dalam pengelolaannya membawa kearah yang lebih baik dengan melihat informasi mengenai laporan kondisi keuangan serta pencapaian perusahaan. Maka dari itu sangat penting peran akuntansi dalam suatu struktur usaha.

Akuntansi adalah pencatatan atau pelaporan transaksi keuangan secara sistematis dan komprehensif suatu unit usaha ekonomi selama periode tertentu.

Akuntansi juga diartikan sebagai suatu proses merangkum, menggolongkan, menganalisa dan melaporkan data transaksi keuangan perseorangan maupun perusahaan.

Maksud transaksi adalah kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu penjual barang atau jasa dengan pembeli dan dinyatakan dengan nilai dengan kata lain diukur menggunakan mata uang.

Langkah mengelola keuangan pribadi dan bisnis

Kunci keberhasilan dalam menjalankan suatu usaha dalam kaitannya finansial, sebaiknya dipisahkan antara cash flow (perputaran) uang pribadi dengan uang perusahaan agar dalam proses pencatatan transaksi lebih diakui dan tercatat jelas.

Terdapat 2 (dua) macam transaksi yang terjadi yaitu sebagai berikut:

  • Capital (Modal). Ialah sejumlah uang yang disetor oleh pemilik bisnis kepada bisnis atau usahanya.
  • Drawing (Pirve). Merupakan sejumlah uang yang diambil oleh pemilik bisnis dari bisnis atau usahanya.

Komponen yang ada dalam akuntansi

Di dalam proses pencatatan akuntansi, transaksi dicatat dan digolongkan berdasarkan kategori tertentu dengan 5 (lima) komponen utama pada akuntansi sebagai berikut:

  • Assets (Harta) adalah segala sesuatu yang memiliki nilai dan menjadi kepemilikan perusahaan
  • Liabilities (Kewajiban) adalah kewajiban perusahaan untuk membayar sejumlah uang tertentu baik kepada pihak lain
  • Equity (Ekuitas) adalah kewajiban perusahaan terhadap pemilik modal yang menanamkan modalnya ke perusahaan
  • Income (Pendapatan) adalah uang yang didapatkan perusahaan atas operasional usaha, misalnya dari penjualan barang atau jasa.
  • Expenses (Biaya/Pengeluaran) adalah uang yang dikeluarkan perusahaan untuk membiayai operasional usaha

Kelima komponen akuntansi di atas memiliki turunan atau kategori yang lebih kecil disebut dengan rekening atau akun yang tersusun di chart of account (COA).

Sistem Double Entry

Dalam melakukan pencatatan akuntansi, dikenal istilah double entry system yaitu sistem pembukuan dengan tiap satu transaksi dicatat sebanyak dua kali (tercatat sebagai debit dan kredit). Jumlah total harus seimbang antara  jumlah debit dengan total kredit.

Tujuan Akuntansi

Tujuan akuntansi adalah untuk memberikan informasi laporan keuangan suatu usaha ekonomi yang lebih ringkas dan terperinci. Informasi keuangan tersebut biasanya meliputi kinerja, posisi keuangan, serta arus kas perusahaan.

Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah hasil dari sistem akuntansi. Berikut ini adalah 4 (empat) laporan keuangan utama wajib ada di perusahaan:

  • Laporan Posisi Keuangan dikenal juga dengan istilah Laporan Neraca yang menyediakan informasi tentang posisi keuangan sebuah entitas pada periode waktu tertentu. Dalam laporan posisi keuangan terdapat komponen aset, liabilitas dan ekuitas sebuah usaha.
  • Laporan Laba/Rugi menyediakan laporan pendapatan berupa laba bersih (rugi bersih) dan biaya yang dikeluarkan di sebuah usaha dalam jangka waktu tertentu.
  • Laporan Perubahan Modal yang merangkum perubahan atau penyesuaian ekuitas selama periode tertentu (jangka waktu yang sama dengan Laporan Laba/Rugi). Pada laporan ini disajikan perubahan pada modal dan laba ditahan.
  • Laporan Arus Kas untuk menunjukkan jumlah cash yang masuk maupun keluar perusahaan selama periode tertentu (periode yang sama pada Laporan Laba/Rugi dan Laporan Perubahan Modal) meliputi aktivitas operasi, investasi dan keuangan.

Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi merupakan langkah yang harus dilaksanakan agar dapat menghasilkan informasi akuntansi berupa laporan keuangan yang benar dan sistematis.

Dalam hal ini memiliki pengertian bahwasannya proses penyusunan sebuah laporan keuangan yang dapat di pertanggungjawabkan serta bisa diterima dimana akan mencakup 3 tahap yaitu:

  • Pencatatan dan Penggolongan
  • Pembuatan Ikhtisar Laporan Keuangan
  • Pembuatan dan Penyajian Laporan Keuangan

Realitanya untuk dapat mempelajari akuntansi dasar meskipun anda masih pemula bukanlah hal yang sangat sulit dan rumit.

Saat ini telah banyak tersedia software akuntansi yang siap untuk digunakan sehingga akan lebih mudah dalam melaksanakan proses akuntansi.

Simak ulasan menarik lainnya tentang tahap menyusun perencanaan keuangan bisnis serta artikel terkait mengenai strategi investasi paling efektif mencapai kondisi finansial mapan.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz