Tugas Pokok dan Jobdesk Direktur Keuangan

Tugas Pokok dan Fungsi Tanggung Jawab Direktur Keuangan dan Administrasi

By: Chabib Azizah

Fungsi direktur keuangan dan administrasi tentunya berkaitan erat dengan tugas pokok serta tanggung jawab yang sudah menjadi wewenang dan di atur dalam batasan batasan yang dibuat oleh perusahaan.

Setiap perusahaan mempunyai struktur organisasi yang memegang peranan dan tanggung jawab atas tugas yang telah dipercayakan untuk membantu perusahaan terus berjalan dan berkembang.

Seorang direktur yang merupakan pimpinan tertinggi dalam perusahaan dalam menjalankan tugas dibantu oleh seorang manajer.

Direktur keuangan adalah posisi yang sangat penting dan menjadi ujung tombak dalam pengelolaan keuangan secara benar agar tidak ada penyelewengan serta berperan dalam pengambilan keputusan berhubungan dengan finansial.

Setiap keputusan yang akan diambil berdasarkan proses analisa, audit dan disesuaikan dengan perkembangan pemasaran yang ada dalam lingkungan masyarakat.

Tugas dan job deskripsi manager keuangan

Dalam artikel berikut ini akan diuraikan secara rinci mengenai tugas direktur keuangan dalam proses pengelolaan keuangan dalam perusahaan.

Tugas direktur keuangan perusahaan

Beberapa  tugas yang harus dijalankan sebagai seorang direktur keuangan ini antara lain :

  • Mampu menjadikan dirinya sebagai ahli keuangan – Jantung utama sebagai penggerak penting perusahaan adalah uang. Karena sifat dari uang adalah sensitive bisa sebagai peningkat usaha bisa juga sebagai penghancur dalam bisnis.

Sehingga diperlukan adanya keahlian khusus dengan ketelitian tinggi yang harus dimiliki oleh seorang ahli keuangan.

Peran ini juga diharapkan mampu dijalankan secara optimal dalam menjawab isu-isu berhubungan dengan sistem akuntansi.

Dengan kemampuan seperti ini membuat karyawan perusahaan juga akan berperan serta mengelola keuangan dengan benar sehingga pada saat setiap pelaporan yang diminta tidak ada data yang fiktif dan bisa dibuktikan.

  • Mampu menggeneralisasikan bidang keuangan – Direktur keuangan harus mampu mengelola keungan tidak hanya untuk proses produksi saja, namun juga untuk proses perjalanan kegiatan perusahaan seperti pengelolaan untuk pemasaran, penjualan, serta perencanaan yang akan dilakukan ke depannya agar perusahaan bisa semakin berkembang dan bertumbuh.

Jika semua hal ini dapat dilakukan dengan baik dan lancar berarti seorang direktur ini telah mampu melakukan generalisasi keuangan perusahaan.

  • Memimpin kinerja keuangan perusahaan – Oleh sebab posisi direktur merupakan posisi tertinggi, kemampuan dalam memimpin kinerja keuangan baik dalam analisis, audit pelaporan dan penggunaan dana yang dimiliki diharapkan sesuai dengan standarisasi keuangan yang telah berlaku di perusahaan maupun disesuaikan dengan peraturan pemerintahan yang ada.
  • Mampu memenangkan pertumbuhan perusahaan – Pertumbuhan dari perusahaan dilihat dari pengelolaan keuangan yang baik dengan dana yang berasal dari modal pribadi para pemegang saham maupun tambahan dana yang berasal dari lembaga keuangan.

Kemampuan direktur juga harus mampu menjalankan kegiatan konsultasi serta penggunaan dana tambahan dari investor untuk menunjang perjalanan usaha agar semakin berkembang dan menjadi pemenang di tengah persaingan usaha dengan berbagai perusahaan lainnya.

Simak juga ulasan terkait mengenai perbedaan akuntansi perusahaan dagang dengan perusahaan jasa serta artikel terkait tentang wewenang dan tugas otoritas jasa keuangan (OJK) pada sektor perbankan.

Kompetensi direktur keuangan

Berada dalam posisi sebagai direktur keuangan terbilang cukup tidak mudah karena harus memenuhi berbagai kompetensi khusus untuk mampu menjalankan tugas agar mutu keuangan dalam perusahaan tidak turun tetapi selalu bisa mencapai grafik naik. Kompetensi yang dimaksud antara lain :

Perhitungan rasio keuangan – Dibutuhkan adanya analisa atau interpretasi kepada data keuangan dalam perusahaan yang tercermin dari data laporan keuangan perusahaan.

Ukuran yang digunakan untuk analisa ini adalah rasio atau perbandingan yang tidak hanya melulu menggunakan nilai mutlak.

Sehingga sebagai direktur keuangan harus menguasai perhitungan rasio agar dapat memberikan jawaban atas pertanyaan mengenai : bagaimana likuiditas perusahaan, bagaimana perusahaan mendapatkan dana, apakah manajemen efektif dalam mendapatkan laba operasi atas aktiva serta apakah pemegang saham mendapatkan tingkat pengembalian yang cukup.

Perhitungan Time Value of Money – Artinya adalah nilai waktu uang dimana uang yang didapatkan saat ini lebih berharga jika dibandingkan dengan uang yang didapat di masa mendatang.

Dan fungsi dari time of value adalah memberikan penilaian terhadap perusahaan apakah usaha yang dijalankan mampu membawa keuntungan atau tidak.

Penting sekali seorang direktur paham akan perhitungan ini karena sebagai acuan dalam pengambilan keputusan dalam jangka panjang menunjuk kepada adanya inflasi setiap tahun yang berdampak pada berjalannya perusahaan.

Perhitungan Break Event Point (BEP) – Break event point adalah tehnik analisa titik impas yang merupakan alat untuk mengkaji pelaksanaan keuangan.

Dengan menggunakan perbandingan antara bermacam komponen biaya yang timbul seperti biaya tetap dan biaya variable, pendapatan atau keuntungan yang diterima perusahaan serta volume penjualan dari perusahaan.

Sehingga melalui alat ini karena diyakini mampu membantu membantu tingkat pertumbuhan dan perkembangan perusahaan secara optimal direktur harus mampu menggunakan akurasi BEP.

BEP mulai dapat digunakan pada saat perusahaan sudah memiliki biaya tetap dan variabel yang belum dapat dijelaskan apabila belum ada transaksi jual beli dahulu.

Sebagai contoh ketika perusahaan sudah mulai beroperasi akan memiliki volume produksi dalam jumlah tertentu, dari sini bisa dinyatakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi berdasar apakah biaya tetap bisa menutupi biaya variabel.

Sehingga sebagai direktur keuangan dengan adanya BEP ini bertugas untuk menentukan harga jual produk satuan di pasaran, menentukan jumlah produksi atau minimal penjualan yang bisa menjadi penyebab kerugian perusahaan, melakukan perencanaan laba yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar