Meningkatkan laba dengan efisiensi modal usaha

Menerapkan Efisiensi Modal Usaha Sebagai Strategi Pencapaian Laba Perusahaan

By: Chabib Azizah

Setiap perusahaan harus dapat menerapkan efisiensi modal usaha dalam perencanaan keuangannya agar dapat mencapai target laba atau keuntungan lebih tinggi.

Bukan sekedar untung biasa, melainkan prosentase semaksimalnya dari nilai modal yang telah di investasikan.

Secara matematis, laba perusahaan dapat diperoleh setelah semua nilai penjualan di kurangi dengan seluruh biaya produksi beserta komponen pengeluaran lainnya yang pada umumnya dengan target laba 10 persen dari total penjualan sudah merupakan profit yang bagus.

Ketika membahas mengenai keuntungan perusahaan, sepatutnya seorang pebisnis mengetahui apa saja yang dijadikan tolak ukur bahwa sebuah perusahaan sudah termasuk dalam statistic efisien dan efektif.

2 Target utama dalam mekanisme kinerja keuangan perusahaan

Ada 2 hal yang menjadi target terpenting perusahaan dalam mencapai laba maksimal dengan melakukan efisiensi modal usaha secara efektif yaitu:

  • Seberapa besar prosentase laba yang diperoleh dibandingkan dengan jumlah modal sendiri yang diinvestasikan dalam perusahaan.
  • Seberapa besar perputaran modal kerja dalam satu periode tertentu misalnya dalam satu tahun.

Simak juga ulasan terkait mengenai tips bernegosiasi atau melobi orang serta artikel menarik lainnya tentang strategi praktis manajemen untuk bisnis usaha kecil.

Sedangkan untuk merealisasikannya dengan kinerja yang maksimal maka perusahaan harus bisa menerapkan 7 strategi sebagai berikut:

  1. Budgeting perusahaan – Yang mana maksudnya ialah melakukan penyusunan dan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran.
  2. Standart operating – Yaitu penerapan pelaksanaan prosedur keuangan dan operasional, melalui pengawasan dan penerapan manajemen perusahaan yang handal.
  3. Efisiensi keuangan – Ialah penggunaan modal kerja dengan cara melakukan seluruh aktifitas transaksi penjualan secara kontan.
  4. Material manajemen – Kontrol persediaan bahan baku produksi yang efektif.
  5. Prosedur pembayaran – Menerapkan metode pembayaran ke supplier dengan menggunakan sistem kredit (account payable), dan diupayakan dana pembayarannya bersumber dari hasil penjualan.
  6. SDM – Pengelolaan manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan yang efektif dan efisien.
  7. Audit (Evaliasi) – Tindakan secara berkala dalam satu periode melakukan analisis laporan keuangan dan seluruh kinerja dalam perusahaan.

Jika perputaran modal usaha yang telah di investasikan semakin tinggi maka artinya kinerja keuangan sudah cukup baik untuk dapat mencapai target laba perusahaan dengan modal yang efisien.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz