Peran dan fungsi akuntansi dalam berbagai usaha

Peranan dan Fungsi Akuntansi Dalam Dunia Bisnis Maupun Perusahaan

By: Liza Fazira

Peran akuntansi dalam berbagai usaha bisnis beserta fungsi pada sebuah perusahaan terbilang sangat penting yang mana secara garis besar bertujuan untuk mengorganisir semua bentuk materi keuangan yang terlibat pada agenda perusahaan.

Akuntansi dalam sebuah kehidupan perusahaan skala kecil, sedang dan menengah ke atas sangat penting karena tidak ada satupun usaha yang tidak mengutamakan pencapaian dari sebuah keuntungan.

Pencatatan yang baik dalam setiap periode akan membantu seorang pemilik perusahaan atau manajer dalam mengambil sebuah keputusan penting yang menyangkut keberlangsungan dari perusahaan tersebut. Seorang pengusaha yang cerdas tahu bahwa angka tersebut akan berguna untuk melacak penjualan, mengelola persediaan, atau membuat gaji karyawan.

Mengenal lebih dalam peran akuntansi dalam perusahaan

Sebuah perusahaan yang mengetahui fungsi dan peran akuntansi secara pasti akan mempertimbangkan beberapa aspek akuntansi di luar laporan keuangan sederhana dari sisi debit dan kredit saja. Dalam artikel kali ini akan kita bahas agar anda semakin mengenal fungsi dan peran akuntansi dalam dunia bisnis, yakni meliputi :

#1 Tujuan dari fungsi akuntansi

Tujuan utama dari setiap fungsi akuntansi adalah pencatatan keuangan yang berkelanjutan. Informasi keuangan dari semua jenis biaya dari biaya operasional, gaji, sumbangan, pengeluaran barang modal, investasi, arus kas, dan juga utilitas, harus diteliti minimal setiap bulan sekali.

Hasil penelitian dan pelaporan keuangan tersebut akan menjadi sebuah catatan keuangan bisnis yang pada akhirnya dapat digunakan dalam berbagai cara dan memberi gambaran kepada seorang manajer tentang kondisi dan kesejahteraan finansial perusahaan pada waktu tertentu.

#2 Bentuk utama akuntansi

Untuk menggunakan data dengan benar, seorang manajer keuangan akan memecah fungsi akuntansi menjadi dua bentuk utama yaitu akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan dimana kedua bentuk ini hanya mengandalkan arus data keuangan yang sama.

Sedangkan perbedaan utama mereka terletak pada fokus dan orientasi waktunya.  Akuntansi manajemen, fokusnya bersifat internal dan melihat ke depan, namun akuntansi keuangan, fokusnya bersifat eksternal dan melihat ke belakang.

Simak juga ulasan terkait mengenai fungsi sistem informasi manajemen dan penerapannya serta artikel menarik lainnya tentang materi dasar akuntansi untuk pemula.

#3 Akuntansi manajemen

Akuntansi manajemen digunakan secara internal untuk merencanakan dan mengambil langkah maju secara finansial.

Didalam akuntansi manajemen terdapat riwayat catatan arus data keuangan yang terbentuk dari awal perusahaan di bangun hingga saat ini, sehingga bisa dijadikan asumsi mengenai tren yang akan terjadi dan acuan bagi masa depan perusahaan.

Akuntan manajerial akan melihat perlunya membuat kemajuan yang harus memberi dampak baik menurut departemen, menurut wilayah atau lini produk, dan membuat perkiraan  mengenai harapan penjualan, kinerja, harga, biaya, dan kebutuhan tenaga kerja.

Dengan peran akuntansi manajemen, seorang manajer keuangan akan mencoba memprediksi masa depan keuangan perusahaan dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan harapan tersebut.

#4 Akuntansi keuangan

Peran akuntansi keuangan, penekanannya adalah saat melihat data masa lalu dengan tujuan untuk menentukan nilai sebuah perusahaan secara keseluruhan. Karena akuntansi keuangan ini disajikan lebih banyak untuk pihak eksternal perusahaan, maka penghitungannya harus tepat dan benar.

Akuntansi keuangan yang dicatat harus sesuai  dengan prinsip akuntansi yang berlaku untuk umum agar terhindar dari masalah hukum.

Laporan akuntansi keuangan ini akan turut memengaruhi para pemegang saham dan investor untuk memutuskan apakah perusahaan publik bernilai undervalued (murah) dan layak diinvestasikan atau dinilai terlalu tinggi dan harus dihindari.

Kreditur akan menggunakan informasi yang sama untuk memutuskan apakah organisasi nirlaba memiliki catatan risiko yang rendah, sebelum memberi pinjaman uang kepada mereka. Sedangkan, pada instansi pemerintah akan menggunakan informasi  ini untuk menentukan nilai pajak pada sebuah perusahaan.

Dari penjelasan di atas, sekilas kita akan memahami fungsi dan peran akuntansi bagi sebuah bisnis. Diperlukan seorang ahli yang professional dalam membuat sebuah pembuatan akuntansi secara manual maupun secara otomatis dengan pemasukkan dalam sebuah program seperti aplikasi accurate dengan harga yang cukup terjangkau.

Sehingga dengan adanya pembuatan pelaporan dengan 2 cara ini bisa mendeteksi apabila terjadi kesalahan atau tidak validnya sebuah pencatatan akuntansi.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz